Istiqamah Dalam Kebaikan Dan Taqwa

56 Views

 

وَأَنْفِقُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلاَ تُلْقُواْ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى ٱلتَّهْلُكَةِ

Bersedekahlan di jalan Allah dan janganlah kamu mencampakkan dirimu dalam kehancuran (QS Al Baqarah: 195).

Diriwayatkan bahwa ada seorang laki – laki dari kalangan Anshar yang diangkat oleh teman – temannya lalu dilemparkan ia ditengah – tengah kumpulan tentara Romawi, lalu orang – orang berteriak “maa syaa Allah ia telah mencampakkan dirinya dalam kehancuran”.

Abu Ayyub Al Anshari radhiyallahu anhu berkata: Kalian telah manafsirkan ayat ini bukan pada tempat (makna) yang sebenarnya, Sesungguhnya ayat ini turun berkenaan tentang kami kaum Anshar, memberikan peringatan kepada kami, pada saat kami telah dimuliakan Allah dengan islam dan kemenangan dan pengikut yang banyak, kami berkata: bagaimana kalau kita urus harta benda kita yang telah lama tidak sempat kita urus, lalu Allah turunkan ayat ini:

وَأَنْفِقُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلاَ تُلْقُواْ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى ٱلتَّهْلُكَةِ

Bersedekahlan di jalan Allah dan janganlah kamu mencampakkan dirimu dalam kehancuran (QS Al Baqarah:195).

Maka yang dimaksud “kehancuran atau kebinasaan” adalah menyibukkan diri mengurus harta benda dan meninggalkan Jihad fie sabilillah, setelah ayat ini turun Abu Ayyub tetap terus berjihad hingga ia menemui kesyahidan di negeri romawi kala itu dan dikuburkan pula di sana.

Barangkali ayat ini juga menyindir para Dai, Ust, Ustadzah, Muballigh, Pengurus kegiatan dakwah dan sosial yang meninggalkan kegiatan Dakwah dan sosialnya lalu menyibukkan diri dengan perniagaan dan mencari dunia sebanyak banyaknya, serta enggan lagi untuk kembali terlibat dalam dakwan dan sosial…

Lihat tafsir Ibnu Katsir

No comments