Suryadi Pasien Cuci Darah Yang Selamat Dari Reruntuhan RS Anutapura Palu

66 Views

PALU – Suryadi hanya bisa berdoa dan tawakkal duduk di atas kursi roda usai mendarat di Bandara Mutiara Sis Al – Jufri Palu. Ia masih teringat dengan pemandangan reruntuhan RS Anutapura, Palu, Sulawesi Tengah. Di dalam reruntuhan itu, banyak pasien yang terjebak dan mejadi korban. Ia bersama istrinya, alhamdulillah selamat dari musibah dahsyat itu dengan beberapa petugas medis lainnya.

Saat kejadian, Suryadi sedang memulai takbir untuk shalat. Sang istri pun berada di ruangan itu yang seketika langsung bergerak jatuh dan reruntuhan itu tak terelakan lagi juga memburu petugas medis lainnya yang sedang piket.

Suryadi ialah salah satu pasien cuci darah yang terkena gangguan ginjal yang sejak peristiwa gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat (28/9/2018) di evakuasi paling terakhir. Ia sendiri bersama kerabat keluarganya dievakuasi menggunakan alat berat di lokasi tersebut.

“Abah lagi cuci darah, dan selang menggelantung diseluruh tubuhnya, tapi sudah tiba waktu shalat tidak mau ketinggalan dan maunya lama doanya,” ujar Salman selaku putranya sambil menyeka air mata mendorong kursi roda.

“Bencana gempa dan tsunami adalah kuasa Allah bahwa siapa saja yang ingkar akan dibinasakanNya”, tutur Suryadi diatas kursi roda.

Salman juga berharap banyak adanya bantuan untuk para korban sekalipun masa tanggap darurat sudah dicabut, namun rasanya recovery hingga saat ini belum ada banyak perubahan signifikan terutama untuk para pasien.

Selain itu, masih ada ratusan pasien yang harus dirawat di luar Palu sejak reruntuhan rumah sakit tersebut.

“Sejak Rumah Sakit Anatapura di Palu rusak berat, hingga saat ini harus dirawat di Makassar,” ungkap Suryadi setiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri bersama istri dan anaknya.

Ali Azmi
Relawan Tanmia
Palu – Sulteng

No comments