Tanmia Distribusi Bantuan Kemanusiaan Ke Posko-Posko Pengungsian Sumur Pandeglang

157 Views

Estafet perjalanan tibalah di Sumur Pandeglang Banten. Usai distribusi bantuan ke Way Muli dan Pulau Sebuku – Pulau Sebesi Lampung Selatan tim Tanmia Foundation langsung terjun ke lokasi warga di pengungsian kampung Legon Sumber Jaya Sumur Pandeglang yang menjadi korban amukan tsunami pada 22/12/2018.

Akses ke Kecamatan Sumur dari jalur pesisir Tanjung Lesung yang sempat terputus sudah bisa dilewati setelah jembatan sementara dipasang sudah sepekan ini. Kecamatan Sumur Pandeglang merupakan salah satu wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.

Jalan ke lokasi lewat pesisir masih belum sepenuhnya lancar ada beberapa ruas yang harus bergantian karena sempit, kondisi jalan yang juga berlubang dan becek kubangan berlumpur menambah sederet kesulitan ke lokasi. Bahkan Januari ini sudah memasuki cuaca musim hujan yang cukup lebat sehingga menjadi kewasapadaan tersendiri bagi para relawan dan warga saat ini.

Distribusi Tanmia Foundation menuju Kampung Legon RT 16 yang berada di Desa Sumber Kecamatan Sumur. Sebanyak 90 KK terdampak dengan 30 KK kehilangan tempat tinggal menjadi sasaran distribusi paket logistik bantuan kemanusiaan Tanmia Foundation. Logistik bahan pokok, sarana kebersihan dan perlengkapan rumah tangga disiapkan untuk dibagikan melalui perangkat dusun setempat yang berkordinasi dg relawan Tanmia. Dusun Legon adalah salah satu dari sekian kampung yang terkena tsunami cukup parah di Kecamatan Sumur.

Lokasi pengungsian di wilayah ini masih menggunakan terpal seadanya selain itu juga terkendala kurangnya tenda untuk pengungsi yang sudah berkeluarga berjumlah banyak.

“Ada sekitar 30 KK rumah warga kami yang hanyut diterjang tsunami, sekarang tersebar tinggalnya, baik di tenda, di rumah kerabat dan berpindah ke luar daerah karena trauma” jelas Mang Edong warga Legon saat ditemui relawan dirumah anaknya. Mang Edong termasuk kehilangan rumahnya yang hanyut beserta isinya setelah digulung tsunami malam itu, kini ia menumpang sementara dirumah anaknya yang berada di tetangga kampung dusun sebelahnya.

Sebulan berjalan pasca bencana persediaan logistik termasuk over supply ke titik-titik tersebut, itu tak lain peran dan kerjasama berbagai pihak relawan dg pemerintah dapat berjalan baik dg masayarakat setempat.

Kendati demikian, selalu ada saja titik-titik lokasi yang minim diperhatikan dan terkadang akurasi yang kurang tepat sasaran prioritasnya.

Permasalahan dilokasi bencana memang kompleks, selain kebutuhan dasar yang terbatas juga dampak sosial yang ditimbulkan. Tak sedikit menjumpai anak-anak dibawah umur menjadi peminta-minta sepanjang jalanan menuju Kecamatan sumur padahal seharusnya ada tindakan arahan antisipasi sosial dampak sebelumnya.

Kini terlihat warga nelayan sekitar pesisir masih membersihkan puing-puing rumah dan memperbaiki kapal-kapalnya untuk bersiap berlayar melaut kembali. Pasca tsunami memang masih sepinya tingkat konsumsi ikan, ini sangat beralasan karena warga masih cemas dengan masih banyaknya puluhan orang yang dinyatakan hilang sampai saat ini belum ditemukan oleh BNPB diperkirakan bisa saja dilahap ikan-ikan dikedalaman laut.

Dari data yang dilansir BNPB hingga pertengahan Januari sebanyak 437 orang meninggal dunia dan puluhan lainya belum diketemukan setelah kejadian ini. Sementara kerugian ekonomi juga masih dalam pendataan dan diperkirakan hingga angka trilyunan rupiah.

Pantauan dari para relawan bahwasanya beberapa hari terakhir ini logistik ( Sembako ) terus berdatangan untuk dikirim ke posko-posko dapur umum yang berada di lokasi pengungsian.

Di samping itu, tenda darurat pengungsian, dapur umum, rumah sakit lapangan, serta tim medis juga terus dimaksimalkan untuk membantu para korban terdampak karena belum tersedianya hunian sementara.

Jumlah ini sangat mungkin bertambah seiring dengan proses evakuasi dan pendataan yang masih terus dilakukan.

Ali Azmi
Relawan Tanmia
Lampung

🗳 Informasi
🌐 www.tanmia.or.id
📮 info@tanmia.or.id
📞 085215100250
💰 Bank Syariah Mandiri
7117833447
YAYASAN ISLAM ATTANMIA

No comments