Wakaf Senter untuk Guru Ngaji dan Jamaah dusun Sonyo, lereng Bukit Manoreh

245 Views

Maghrib belum tiba, segenap Tim Tanmia Foundation tiba di Kulon Progo (24/6/2020). Dari kejauhan gelap sudah menyelimuti perbukitan lereng Menoreh dan rumah-rumah di Dusun Sonyo Girimulyo Kulon Progo. Pelita lentera minyak tanah yang ada tak dapat menghilangkan pekatnya gulita sekalipun nyala listrik sudah menyala. Listrik jalanan setapak kampung belum mampu menyinari sepenuhnya kegiatan da’i dan aktivitas warga dan anak-anak mengaji saat gelapnya malam tiba. Jarak pemukiman antar warga berjauhan dan masjid setempat juga cukup terjal medanya untuk dijangkau apalagi suasana malam yg gelap tersekat semak-semak pepohonan .

Lampu jalanan menjadi solusi pengganti lentera minyak tanah yang sudah berjalan bertahun-tahun pada masa sebelumnya, tapi seiring dengan harga minyak tanahnya semakin mahal dan sering kali langka ini semakin menyulitkan keadaan. Apalagi kemampuan masyarakat yg mayoritas buruh tidak sepenuhnya mampu lebih-lebih kondisi saat ini. Belum usai disini, lampu penerang jalan setapak kampung pun masih berjauhan jaraknya dan terkadang aliran listriknya dapat menimbulkan masalah baru, yaitu lampu jalanan sering putus dan peralatan  berulangkali rusak.

Berangkat dari keadaan realita yang ada inisiatif untuk membantu dengan hal sederhana melalui wakaf senter penerang jalan.

“Senter penerang jalan sangatlah bermanfaat bagi para da’i dan guru ngaji ketika dibawa ke tempat mengajar di lereng perkampungan Sonyo”, ungkap Haryono dengan senyuman bahagia menerima amanah perlengkapan tersebut.

Tanmia¬†Foundation menyerahkan sejumlah paket senter penerang untuk membantu kegiatan para pengurus masjid, da’i dan warga jamaah majelis taklim untuk menuntut ilmu agar lebih bermanfaat. semoga wakaf tersebut menjadi kebahagiaan amal shalih yang dapat menjadi penerang di yaumil akhir. Aamiin.

Ali Azmi
Relawan Tanmia
Yogyakarta

No comments